Ali disisi Rasulullah Seperti Musa dg Harun hanya Tak ada Nabi Lagi Setelahnya

21 Desember 2008

Filsafat Doa (Ali Shariati)

The Philosophy of Supplication

by: Dr. Ali Shariati


Wahai tuhan,. Berikan aku kemampuan toleran atas pandangan yang bertentangan.

Wahai tuhan, anugerahkan ku kebijaksanaan dan kesadaran, hingga ku tak menghakimi seserorang atau suatu pemikiran meskipun itu benar kesalahannya, Ku mesti mengertinya, membenarkannya dan menyempurnakannya.

Tuhan,… bantu kesadaranku untuk mampu menyadari perbedaan antar manusia, pemikiran, dan hubungan2, sehingga ku mampu mengenali perbedaan diantaranya.

Wahai tuhan,. Kirimkan aku keyakinan dan iman yang mutlak, hingga ku di dunia ini, aku mampu berada dalam pemberontakan yang mutlak.

Wahai tuhan,. Inspirasikan ku takwa yang berontak hingga ku tak tersandung dalam kemegahan di atas tanggung jawabku. Dan lindungiku dari ketakwaan yang menghindar agar ku tak membuang waktuku disudut sepi.

Wahai tuhan, anugerahkan ku hadiah kemuliaan berupa kegalauan, persoalan dan ketakutan. Hadiahkan kan ku kenikmatan menjadi hambamu yang utuh. Hadiahku kan ku keprihatinan dan penderitaan.

Wahai tuhanku, bebaskan aku dari empat penjara yaitu alam, sejarah, masyarakat, dan diri. Hingga ku mampu membangun diriku kembali menjadi sebagaimana kau ciptakan ku. Tidak Layaknya seperti hewan yang menyesuaikan dirinya atas lingkungannya, namun ku mampu membuat lingkungan ku beradaptasi terhadap ku.

Wahai tuhanku,.. bakarlah aku dalam api suci keraguan, hingga ku mampu membakar seluruh sesuatu kepastian yang lain yang telah diwariskan dalam diriku. Dari keraguan itu, terpancarlah cahaya kebenaran, yang terang dari semua kabut.

Wahai tuhan ku,.. bebaskan aku atas kemiskinan menterjemahkan dan peniruan, hingga ku kan mampu menghancurkan warisan pencetak dan ku mampu melawan pencetak baru dari barat sehingga ku takkan , mau seperti , menunggu untuk bergerak seperti penghotbah yang lain.

Tuhan ku ,.. terima kasih ku atas Imam Husain, yang memilihkan ku musuh atas kebodohan. Dan untuk menghadapi pandangan bodoh musuh-musuh sebagai suatu ampunan dan menjadi hamba istimewanya.

Wahai tuhanku,.. lindungi ku dari persahabatan antagonis dan dari jiwa-jiwa kerdil namun karuniakan kepada ku persahabatan jiwa yang luas seperi jiwa keindahan jiwa atas kemanusiaan seperti layak nya Ali.

Wahai tuhanku,. Inspirasikanku berpikiran terbuka yang memikirkan pentingnya ekonomi yang bukanlah sebuah tujuan, dan inspirasikan pemahaman penghambaan serta relijiusitas bahwa ekonomi adalah juga sangatlah penting.

Wahai tuhan,.. karuniakan ku kesuksesan perjuangan diantara kekalahan, kesabaran atas kekecewaan, melangkah diantara kesendirian, jihad tak senjata, bekerja tak dibayar, berkorban dalam diam, memiliki keyakinan relijius atas dunia, memangku ideologi diantara tradisi yang tidak populer, memiliki keyakinan tanpa pretensi, tanpa konformitas walau tanpa kematangan, indah tanpa kehadiran fisik, berkesendirian diantara kekacauan, dan mencintai dengan yang dicintai mengetahuinya.

Wahai tuhanku, jangan hadiahkan ku pengetahuan yang tak berguna bagi kemanusiaan. Jangan buat aku kecanduan akan ketidaktahuan barbar atas keindahannya, aku gagal melihat dalam lapar dari mata yang hitam memar kelaparan dan pelanggaran hak-hak manusia.

Wahai tuhanku, katakan pada mereka berfaham materialis bahwa manusia tidak lahir dalam ketidaksengajaan dalam jagat ini, sejarahnya dan masyarakatnya. Katakan pada massa ku bahwa hanya jalan kepada Mu dapat menjalani kehidupan ini, tunjukkan jalan pintas nya.

Wahai tuhan, inspirasikan kepada orang-orang dari relijius kami bahwa adam terbuat dari tanah. Katakan kepada mereka fenomena materi menunjukkan eksistensi MU sebagai makin banyak terhitung semakin ia menjelaskan bahwa satu yang eksis yang tak terlihat. Bahwa tuhan lah saja yang ada pada saatnya nanti.

Wahai tuhan, ampuni ku atas keyakinan Imanku yang menjauhi kemuliaan dan kesejahteraan. Berikan ku kekuatan untuk menjauhi kemuliaan dan kesejahteraan untuk kemuliaan imanku. Hingga ku tidak memungut kekayaan dunia serta bekerja untuk pekerjaan, tidak juga untuknya yang memungut uang dari pekerjaan dan bekerja untuk dunia.

Wahai tuhan, berikan ku kehidupan dalam kematianku, hingga ku tidak menjadi dongkol atas ketidakbergunaan. Dan berikan ku kematian, sehingga tidak berkabung untuk kesiasian. Biarkan ku memilihnya, namun jalan yang lebih mendapatkan ridho dari-Mu.

My Lord,

Wahai tuhan,

Kau ajarkanku bagaimana hidup

Ku kan belajar bagaimana seharusnya mati

dikaulah wahai tuhan, kau persembahkan kedermawanan mu atas anak Adam. Kau tempatkan kepercayaanmu dipundak anak-anak Adam. Kau lah memilihkannya nabi-nabi,untuk mengajarkan Kitab-Mu dan Penegakan Keadilan. Siapa yang tidak mengatakan kebesaran adalah milik-MU? Karena Kami adalah hambamu

Iman kami atas mu dan nabimu. Kami memohon kebebasan, kesadaran, keadilan, dan kejayaan. Karuniakan itu semua sepatutnyalah kami membutuhkan semuanya itu. Lebih dari itu semua, segala sesuatu kami korbankan sebagai hambamu, ketidatahuan dan kelemahan kami.

Oh, tuhanku, hancurkan klaim-2 kekuasaan atas bumimu, yang menolak akan tanda-tanda yang kau berikan, mereka yang membunuh para nabi, mereka yang membunuh rakyat yang berjuang atas kebebasan rakyat, dan mereka yang membunuh mereka yang memperjuangkan keadilan dan kesetaraan.

wahai tuhan penguasa Ka’bah. Jangan kau biarkan orang2 yang berdoa siang dan malam, menuju rumahmu, yang Thawaf berkeliling rumah Ibrahim Mu, untuk menjadi pengorbanan atas ketidatahuan dan penyakit dan  untuk dijadikan budak ditindas oleh penindas seperti waktu dulu layaknya Namroz.

Dan dikau wahai Muhammad sang nabi, Rasul atas kesadaran, kebebasan dan kekuatan! Api telah mengelilingi dan menyebar di sekitar rumahmu. Kekuatan destuktif tiba dari sebelah barat rumah mu. Keluarga mu harus mengingatnya dalam banyak abad tertidur di ranjang gelap buaian. Bangunkan mereka! Seperti juga yang tuhan katakan “bangkit dan peringatkan mereka”.

Dan dikau wahai Ali, dikaulah digelari singa Allah, pemimpin orang-orang yang beriman. Junjungan cinta dan kefasihan. Kami telah kehilangan kemampuan mengenal dikau. Mereka telah menghapus mu dari alam pikiran kami namun cinta kami akan mu terus berlangsung dab berkelanjutan adanya. Hal ini telah terperangkap api di dalam membran kesadaran kami dari jiwa kami yang terdalam. Bagaimana mungkin kau meninggalkan yang kau cintai diantara kepatuhannya kepadamu? Dimana kau tidak membiarkan  terjadi sedikit pun penindasan atas wanita yahudi yang tinggal di dalam pemerintahan islam mu. Sekarang, lihatlah, apa yang terjadi, bagaimana muslim yang tinggal dibawah penindasan yahudi.

wahai dikau Zainab,.. putri Ali, lidah Ali, ketika berbicara dengan ummatnya. Wahai wanita yang mengajarkan keberanian kepada ummatnya, menyebut namamu dengan hati dan jiwa, wanita negeri kami yang membutuhkan mu setengah mati dalam menyalakan api cinta dalam kesengsaraan jiwa mereka. Yang disisi lain, barat telah menyebarkan mereka perbudakan baru. Bantu mereka untuk menentang memerangi jalan baru dan jalan lama  bagi mereka, lindungi mereka dari menjadi alat tradisi maupun alat  baru tradisi.

Wahai Husain! Apa yang mesti kuucapkan kepadamu, diantara kegelapan, ditengah2 meletusnya gelombang pasang dan pusaran dahsyat.

Dikau memilih mati berdarah untuk menunjukkan kebenaran kepada pengikutmu dari pada kematian hitam. Masih saja dalam setiap semburan darahmu, kau persembahkan untuk negeri. Membuat pekikan lengking sejarah, memukul dinamika depresi pada setiap zaman. Mempersembahkan kemuliaan kehidupan bagi sebaikn-baiknya harapan dan cinta.

(mohon maaf bila terjemahan kurang pas bahkan menjauhi dari makna sebenarnya, saya merasa tidak layak menterjemahkan karya Indah ini, ini hanya coba pemaknaan pribadi saya)

wassalam.

Biografi Singkat Ali Shariaati

Dr.. Ali Shariati lahir di Mazinan, dipinggiran kota Mashad, Iran. Beliau menyelesaikan sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah di Mashad. Pada masa2 tersebut dalam bimbingan guru2nya, dia berinteraksi dengan pemuda masyarakat miskin dan merasakan kemiskinan dan berjuang keras bertahan didalamnya.

Pada usia delapan belas tahun, beliau memulai  menjadi pengajar ketika beliau masih menjadi pelajar. Setelah menyelesaikan sarjananya pada tahun 1960, dia mendapatkan bea siswa studi ke Perancis. Dan mendapatkan gelar Doktor di bidang Sosiologi tahun 1964 dari Universitas Sorbonne.

cdrom Setelah itu, beliau kembali ke Iran, ditangkap diperbatasan dan dipenjarakan akibat partisipasinya pada perhelatan aktivitas politik ketika belajar di Perancis. Selepasnya pada dari penjara tahun 1965, beliau mulai mengajar  di Universitas Mashad. Sebagai sosiolog muslim, beliau menggali jawaban atas permasalahan pada masyarakat muslim, menjelaskan prinsip2 cahaya keislaman dan mendiskusikannya kepada mahasiswanya. Dengan sangat cepat beliau menjadi populer diantara mahasiswanya dan klas sosial yang lain di Iran. Atas alasan inilah, Rezim ketika itu harus  menghentikan kegiatan mengajarnya di Universitas.

Kemudian beliau pindah ke Teheran. Disini, Dr. Shariati melanjutkan karir dan aktivitas briliannya. Pengajarannya pada Institusi Keagamaan Husainiyah Irshad tidak hanya dipenuhi lebih dari 6.000 mahasiswa yang mendaftar pada kelas musim panas, tetapi juga didatangi oleh ribuan orang dari latar belakang yang berbeda yang terpukau terhadap apa yang diajarkannya.

Edisi pertama dari bukunya habis lebih dari 60.000 kopi yang terjual dengan sangat cepat. Walaupun penyebaran buku tersebut dihalang-halangi oleh Pemerintah Iran.

Dalam menghadapi kesuksesan penyebaran ajaran Dr. Shariati, Polisi Iran mengepung Institut Husayniyah Irshad, menangkapi banyak pengikutnya dan menghentikan aktivitasnya. Dan untuk kedua kalinya beliau mendekam di penjara selama 18 bulan dan mengalami kekerasan didalamnya dalam kondisi mengenaskan.

Akibat dari tekanan dan protes dari rakyat dan internasional membuat rezim Iran pada waktu itu melepaskannya pada 20 Maret 1975. Namun, kebebasannya ini tetap dibawah pengawasan agen rahasia Rezim Iran. Dia hampir kehilangan kebebasannya sama sekali, dia tidak dapat mempublikasikan pemikirannya atau berhubungan dengan mahasiswanya. Gerah terhadap hal ini, demi mengajarkan Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad Saww, beliau sadar bahwa harus hijrah keluar dari negaranya. Kemudian beliau berhasil masuk ke Inggris, setelah tiga minggu di negara tersebut yaitu pada tanggal 19 Juni 1977 beliau dibunuh oleh SAVAK agen rahasia Iran.

Dr. Shariati banyak mengajarkan dan memberikan pengalaman filosofis, teologis dan madrasah pemikiran bagi dunia islam. Satu mungkin yang mampu dikatakan, beliau adalah seorang muhajir yang datang sebagai bunga mawar yang muncul dari kedalaman mistisme timur. Kemudian terbang tinggi dahsyat menuju pegunungan pada ilmu sosial barat, dia tidak tergagap didalamnya, kemudian kembali kepangkuan kita dengan segala permata dalam pelayarannya yang menakjubkan.

Beliau juga bukan seorang reaksioner fanatis yang menentang segala sesuatu yang baru tanpa sesuatu pengetahuan didalamnya tidak juga dapat disebut sebagai intelektual barat yang mengimitasi barat tanpa penilaian yang murni dan independen.

Pengetahuannya tentang kondisi dan gerakan dimasanya, beliau memulainya dengan membangkitkan islam melalui pencerahan massa, khususnya pemuda. Dia percaya terhadap elemen masyarakat ini memiliki keyakinan yang benar, dan mereka harus memdedikasikan diri mereka dan menjadi aktivis dan elemen mujahid yang akan memberikan segalanya yang apa yang mereka miliki dari idealismenya.

Dr. Shariati berjuang secara langsung untuk menciptakan nilai2 kemanusiaan pada generasi muda, yaitu suatu generasi yang generasi muda yang nilai2 nya telah dihancurkan melalui suatu metode dan teknik ilmiah. Beliau sangat kokoh menterjemahkan kembali al Quran dan Sejarah Islam kepada generasi muda sehingga generasi muda mampu menemukan kembali kebenarannya di seluruh dimensi kehidupan manusia dan melawan segala gerakan dekadensi masyarakat.

Dr. Shariati menulis begitu banyak buku , di dalam tulisan-tulisannya beliau menghadirkan penggambaran islam yang terang dan asli. Beliau berkeyakinan teguh bahwa jika intelektual dan geneerasi muda sadar kebenaran dan keyakinannya, segala upaya perubahan sosial dapat berhasil dengan sukses.3MegaCam

(diterjemahkan dari www.shariati.com)

18 November 2008

Gagal menjadi Pencinta

mencinta adalah suatu pemaknaan yang mungkin tantangan manusia yang paling sulit yang dihadapi anak adam.

karena manusia menggali semua dan mengumpulkannya apapun isi dunia karena bukan untk mencinta tapi karena ingin dicinta. Dicinta menjadi suatu obsesi dari awal manusia sampai dengna peradaban berlangsung sampai dengan hari ini.

sifat mencinta bukan lah menuntut dan meminta lebih namun sebaliknya yaitu menyerahkan segala sesuatu yang kita miliki kepada yang dicinta bahkan nyawa kita sendiri kita persembahkan kepada yang dicinta. hal ini yang mungkin kegagalan manusia termasuk juga saya menjadi pencinta.

menjadi pencinta mungkin hanya obsesi hanya sedikit manusia di bumi ini yang meninggalkan dunia yang dia cintai, menuju sumber cinta yang memberikan perasaan cinta itu sendiri.
keberhasilan dalam dicintai kemudian menghasilkan suatu tindakan menundukkan dan menguasai seperti banyak dilakukan oleh para totalitarian.

namun kegagalan untuk dicintai kemudian tak pula kalah menyakitkannya menjadi kan manusia menjadi necrofilia dan sado-masokis. karena konstruksi tatanan sosial telah berhasil membangun obsesi manusia menuntut dicintai.

Hasrat untuk dicinta telah menjadi suatu bentuk manifestasi manusia berbuat segala sesuatu bahkan kehilangan kesejatiannya bahwa dia diciptakan bukan untuk dicintai tapi mencintai. dicintai menuntut sang objek untuk mengorbakan segala sesuatu kepada nya namun begitu pun sebaliknya mencintai ingin memberikan segala sesuatu untuk dipersembahkan bahkan bila itu adalah tenunan sang mencintai merajut dan menjahitnya sendiri untk dipersembahkan kepada yang dicintainya.

sungguh,.... nabi dan para rasul telah menjadi pengajar menjadi pencinta yang sejati. bahkan begitu rindunya nabi kepada umat yang dicintai nya dia pernah mengatakan kepada sahabatnya, bahwa dia merindu, sebegitu rindunya seakan dia sedang bercengkrama dengan ummatnya yang mencintanya walaupun ummat tersebut belum pernah bertemu dengannya.

para wali telah membuktikan mereka telah menjadi pencinta yang sejati, mereka terpisah jauh dalam rentang waktu berabad-abad namun merasakan kehadiran nabi didalam dirinya seakan-akan sang nabi memperhatikan tingkah lakunya. sehingga para wali sangat berhati-hati untuk tidak menyakiti hati nabi yang dicintanya.
ah, sudahlah,...

aku telah gagal menjadi seorang pencinta, sperti dicontohkan para wali. aku hanya manusia yang selalu ingin dicintai. namun aku juga berharap ,..
wahai sang nabi,.... rasul tuhan,.. pengajar kecintaan yang paling tinggi,..
karuniakan kepadaku,.. benih 2 mencinta yang kau semaikan ke alam semesta ini.
hingga seluruh alam, pohon, hewan, rumput,.. semut dan seisi alam semesta ini bersalawat kepadamu,..
allahumma shali ala muhammad wa ali muhammad.
jagat semesta bahkan malaikat pun belajar mencinta darimu,..
mereka bershalawat berkelindan sambung-menyambung, tak berputus walaupun hanya dalam menghela nafas.
aku seharusnya menjadi orang yang sangat menyesal ,.. dan merugi
karena tuhan pun bersumpah ,... menjadikan ku orang yang merugi,..
karena gagal menjadi pencinta yang bahkan telah diajarkan oleh pepohonan dan semut sekalipun untuk menjadi pencinta..

salam
dari orang yang merugi

30 Oktober 2008

Cerita Dari RSAB AZ-ZAHRA (Buah Dari Ketabahan dan Kesabaran)

Yang paling berbahagia menyambut kelahiran anaknya mungkin bukanlah saya, tapi ibu Lusi dan Suaminya. Dengan perjuangan panjang dan ketabahan super hebat mungkin ini bisa jadi inspirasi bagi mereka bapak2 dan ibu 2 yang masih harus bersabar serta berdoa dalam mendapatkan momongan.

Ibu Lusi dan suaminya telah tujuh kali mengandung namun semuanya harus berakhir dengan keguguran. Bahkan saat saya ngobrol dengan suaminya janin mereka rata2 hanya berumur tidak lebih dari dua bulan.

Dengan segala upaya baik itu mencari dokter kandungan yang paling paten untuk mencari second opinion terhadap penyakit kandungan istrinya termasuk juga menemui paranormal dalam upaya mengatasi masalah yang mereka hadapi.

Mereka berdua dengan jiwa besar tidak malu untuk mencari tahu penyakit apa yang sedang diderita sehingga kehamilan mereka selalu gagal bahkan sampai tujuh kali, bahkan sang istri sempat putus asa. Atas saran salah satu dokter kandungan, Istrinya diminta untuk cek darah kepada dokter penyakit dalam. Ternyata istrinya menderita penyakit darah yang langka, penyakit ini mengakibatkan suplai darah dan makanan kepada janin tidak sempurna akibatnya janin pun selalu gagal berkembang yang berakhir dengan keguguran.

Sang suami saat berdiskusi dengan saya sangat antusias imenceritakan bagaimana upaya mereka dari mencari tahu bagaimana mengatasi penyakit yang diderita istrinya dari ke berkonsultasi dengan banyak dokter, menemui orang pintar bahkan juga ikut dalam komunitas pasutri yang belum mendapatkan buah hati pun ditempuh. Dia mengatakan sampai2 mengkliping hampir semua penyakit kandungan dengan rapi, bahkan sering kali juga dia menghabiskan waktu untuk mencari tahu penyakit yang diderita istrinya dengan mengakses Internet.

Suami Ibu Lusi ini bahkan sering kali dalam konsultasi dengan banyak Dokter telah di Vonis tidak bisa punya anak karena penyakit yang diderita Istrinya adalah penyakit yang sangat langka sangat jarang kalau tidak mau mengatakan tidak pernah dokter2 kandungan menemukan kasus seperti yang didapati oleh istrinya.

Sampai suatu waktu diketemukan oleh dokter penyakit dalam bahwa Ibu Lusi menderita penyakit kelainan darah. Penyakit ini mengakibatkan janin tidak bisa tersuplai makanan, akibatnya hanya dalam waktu dua bulan janin harus keguguran.

Setelah berkonsultasi, untuk menguatkan Janin tersebut maka obat untuk penguat bagi janin pun harus di Injeksi setiap hari bahkan dari hari pertama kehamilan obat penguat janin tersebut harus di injeksi di Paha dan Pusar ibu Lusi.

Dengan segala keterbatasan yang mereka miliki, apa bila harus menginjeksi obat tersebut kepada dokter biaya yang harus dikeluarkan mungkin tidak bisa dibayangkan berapa uang yang harus mereka keluarkan untuk menjaga janin yang sedang dikandung oleh Ibu Lusi. Maka mereka putuskan untuk menginjeksi obat tersebut dengan menyuntikkan di paha atau di pusar mereka melakukannya sendiri.

Suami Ibu Lusi mengatakan, bahwa dia dengan  setiap malam menjadi dokter menyuntikkan obat tersebut kepada istrinya dan dia pun mengajari istri nya untuk dapat menyuntikkan obat tersebut apa bila sang suami sesekali keluar kota.

IBu lusi bercerita kepada istri saya bahwa kehamilan yang dia alami bukan menghitung bulan seperti yang dilakukan ibu hamil lainnya atau penantian dari bulan ke bulan sampai dengan ke hari persalinan. Namun yang dia rasakan kehamilannya adalah menghitung hari, sehingga hari demi hari tanggal demi tanggal dilewati dengan panjang sepanjang dan selama itu pula injeksi dilakukan setiap malam-malamnya bahkan dia begitu menikmati penghitungan hari yang terkadang membuatnya putus asa.

Hingga hari kebahagiaan itu tiba, tanggal 29 Oktober 2008 sang malaikat kecil yang dinantikan hampir sepuluh tahun dinanti itu tiba di dunia yang dilahirkan secara operasi cesar.

Anak yang lahir tersebut berjenis kelamin laki-2 dan hasil dari kehamilan yang kedelapan , sungguh hal yang luar biasa.

Tampak begitu gembira dan sukacitanya pasangan suami-istri ini. Raut muka suaminya tampak begitu haru sekaligus begitu takjub usaha besar dan ketabahan yang luar biasa yang mereka lakukan berbuah kegembiraan yang luar biasa. Tuhan telah menjawab doa dan usaha yang mereka jalani hari ke hari waktu ke waktu buah dari keyakinan dan ketabahan yang sulit ditemukan tandingnya.

Dari ngobrol dengan suami Ibu Lusi ini (saya lupa menanyakan namanya), saya begitu takjub bahwa keyakinan dan ketabahan, upaya yang tanpa henti bahkan sampai usia keduanya yang telah mencapai kurang-lebih empat puluh tahunan dijawab Allah.

Saya kemudian harus merasa bersyukur karena saya kemudian merasa jauh lebih beruntung dari keduanya yang tidak harus melalui proses panjang melelahkan bahkan bisa mengakibatkan frustrasi dan putus asa. Dan Kemudian juga saya pun berpikir dan yakin bahwa Allah akan menjawab dan mengijabah mereka yang benar2 berusaha bahkan bagi mereka mereka yang telah di Vonis tidak bisa memiliki anak.

Dan saat ngobrol dengan suami ibu Lusi ini, dia sangat bersemangat bahwa dia ingin membagi pengalamannya kepada siapa saja yang bernasib hampir sama seperti mereka untuk tetap berusaha dengan tabah dan terus menerus berjuang dan optimis. Karena pada kehamilan yang kedelapan lah mereka kemudian menemukan penyakit kandungan yang diderita istrinya kemudian menemukan cara bagaimana mengobatinya.

Dia mengatakan bahwa setiap penyakit harus dilawan dan dicarikan obatnya. Dia ingin membagikan semua apa yang telah mereka alami bagi pasangan suami istri yang belum beruntung mendapatkan anak untuk berbagi kesedihan dan kegembiraan serta mencarikan solusi terhadap apa yang mereka alami berdasarkan pengalaman mereka.

Kepada Ibu Lusi dan suaminya, anda adalah orang2 yang hebat. Mungkin disini saya ingin menyampaikan pesan dari ibu lusi dan suaminya bagi mereka yang belum memiliki buah hati jangan kalah dengan penyakit yang diderita namun kalahkanlah penyakit anda dengan terus mencari tahu penyakit yang anda derita. Anda harus sabar dan tabah dan terus berusaha, serta jangan pernah takut malu untuk berkonsultasi serta saling mengerti sambil mencari solusi terhadap apa yang menjadi masalah bagi terhambatnya kehamilah anda.

Terima kasih Ibu lusi dan suami,.... pengalaman anda begitu luar biasa,.......

 

 

salam

Berlabuh la,..........

bila telah menemukannya,...
kepastian yang tak berliput ragu,..
rindu berlari kejar-mengejar,.
karena tiada yang sempurna
cinta lah kemudian mensempurnakan
semakin kau hitung kelemahannya
semakin kau rasakan itulah kelebihannya
rengkuhlah setiap rindu dan bayangan
menempati ruang waktu sesungguhnya
ketika ketakutan keraguan
menjadi kekuatan dan keyakinan 
bukan, yang kau cari bukan yang sempurna
karena cinta saling menyempurnakan
ujung-ujung tali untuk dipertautkan
menjadi ikatan yang saling menguatkan
ketika tali ditambatkan
mata angin kan membawanya
berlayar,.. jauh,....
sampai bila kapal beranak sekoci
sekoci menjadi kapal dan berlayar kembali
begitulah semua,..
cinta menuntun manusia menjadi sempurna,...

28 Oktober 2008

Dari Pemuda Untuk Bunda dari Sumpah Serapah Pemuda

bunda tampak kian berurai duka
dikerentaannya,...
tanahnya,bumi nya, airnya,... udara yang dihisapnya
terhutang ,........ hingga tak tersisa satu pohon tuk membuat kursi goyang,...
sumur pun selama ini bagi kehausannya,.. telah menjadi plastik botol yang ditukar dengan lembaran rupiah,...
anak-pinak mu bunda,....
telah menjual segalanya,....
bahkan bila mungkin rahim mu pun dalam rencana ditukarnya,..................

indonesia bendera

Peleburan Cahaya

kutak bermaksud membakarnya,..
namun aku ingin lebur di dalamnya,..
karena kau dari dan akan lebur dalam cahaya,....
bukan kah semuanya adalah ketiadaan,... kecuali cahaya
tak kan ada sesuatu yang dapat kucerap tanpanya,..
bahkan kutakkan mengenal bahkan diriku sendiri,.....
bila suatu masa itu tiba ,... saat cahaya semakin terbakar dan membakar
aku ingin didalamnya merasakan pertemuan dalam peleburan
hingga tak diketemukan sesuatu kembali yang tampak,..
kecuali persenyawaan abadi didalam tungku sebenarnya,...........

Terima Kasih Untuk Ibu di Seluruh Dunia

27 Oktober 2008, kurang lebih pukul 20.00 Wib, Lahir lah kedunia seorang laki-laki dengan berat 3,2 Kg dan panjang 49cm.

Bagi orang tua pada umumnya kelahiran seorang anaknya adalah kebahagiaan yang sangat mengharukan. Apa lagi bila sempat menemani sang istri berjuang dalam persalinan.

Sebagai seorang manusia walaupun telah menjadi orang tua, saya masih merupakan anak bagi kedua orang tua saya yang saat ini alhamdulillah masih dalam keadaaan bugar dan sehat wal-alfiat.

Saat saya menemani Istri saya yang kelahiran kedua ini, istri saya harus berjuang keras dalam kesakitan. Maklum untuk kelahiran anak kami yang kedua ini, istri saya harus di induksi karena air ketuban telah pecah dari rahimnya sehingga sang bayi dirangsang untuk keluar dengan segera konsekuensi nya adalah istri saya harus merasakan kesakitan lebih luar biasa dari kelahiran normal biasa. Peristiwa ini sangatlah mengharukan, sebagai seorang anak, saya melihat seorang ibu berjuang bahkan harus siap meregang nyawa demi sebuah cinta kepada manusia dan kemanusiaan.

Saat proses persalinan, saya mondar-mandir masuk dan keluar kembali ke kamar persalinan dengan sesekali saya menghisap dalam rokok, kemudian masuk kembali ke kamar persalinan. Rasa gugup, khawatir, cemas, takut bercampur baur menjadi satu. Membuat kondisi saya semakin tegang.

Menyaksikan persalinan itu, saya hanya bisa merasakan sakit yang diderita oleh istri saya hanya dari rintihan dan jeritannya yang sesekali meninggi. Air matanya tumpah, sesekali menggebuki dan memegangi tangan ku sekuat tenaganya.

Dalam peristiwa itu saya hanya bisa memberikan dukungan moral untuknya agar tetap kuat berjuang dan berzikir memohon pertolongan Allah Swt untuk alasan kelanjutan sebuah generasi manusia.

Karena tidak kuat dan tidak tega mendengar rintihan istriku yang kian menjadi-jadi hingga energi nya pun kian terkuras saya minta mama saya untuk menggantikan saya didalam mendampingi istri saya menyudahi jihad tersebar seorang ibu.

Kesadaran kemanusiaan saya saat itu muncul bagaimana perjuangan seluruh ibu dimuka bumi, bahkan terkadang harus merelakan nyawa nya sendiri untuk ditukar dengan menyelamatkan nyawa bayi manusia.

Apa lagi saya adalah orang yang tidak begitu sukses untuk dikatakan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Bahkan bisa dikatakan gagal, yang mungkin selalu menyakiti dan menghancurkan perasaannya atas tingkah laku dan perilaku saya yang tidak begitu baik.

Yang saya bayangkan adalah mama saya yang sudah masuk usia lanjut sekarang ini, dalam bayangan saya yang terjadi pada istri saya tersebut sama persis perihnya dalam melahirkan saya ketika itu. Dalam pekikan, rintihan, kesakitan yang tiada tara yang hasilnya membuahkan anak yang kurang baik seperti saya.

Hal yang sama juga terjadi pada semua ibu di muka bumi ini. Hingga Ibu menjadi begitu mulia untuk disakiti dan dikecewakan.

Rasa terima kasih mungkin akan saya ucapkan kepada para Ibu diseluruh dunia. Wahai para Ibu , syahadah dijalan tuhan, pejuang kemanusiaan yang paling tinggi. Terimalah rasa hormat dan terima kasih saya kepadamu. Kau telah semaikan perjuangan yang tanpa tanding bagi bumi ini beranak-pinak dan kelanjutan generasi yang dinamakan manusia.

Dan untuk mama ku tercinta, kau adalah pahlawan keluarga yang paling tinggi, telah melahirkan 6 orang anak yang semuanya telah menjadi dewasa. Sekarang aku makin memahami dan mengerti bagaimana dan betapa mulianya dirimu. Bagaimana kesakitan yang kau derita hanya untuk memastikan diriku hidup didunia ini. Kau tempuh jalan berat bahkan mungkin lebih berat dari perang badar bahkan epik perang terhebat didunia ini.

Dan hormat dan cintaku padamu,..

Istriku, mama, ibu mertua, dan seluruh ibu di dunia ini. Tetaplah berjuang dalam menjadi syahid bagi perjuangan terbesar bagi kemanusiaan dalam melahirkan generasi dunia sehingga dunia dipenuhi dengan manusia yang baik. Hingga bumi ini akan semakin baik indah.

Hormat cinta ku untuk mu para Ibu di seluruh dunia.

26 Oktober 2008

Berbasuh Cinta

bila sampai tuk terpaut,..
hilanglah keraguan,. hampa,... gulana
namun sampai bila menemuinya,...
smua padu menjadi keceriaan,..
hingga jiwa menjadi lebur dalamnya
yang kau tahu kau diliputinya
bagai disiram butiran embun, hingga segala kerontang menjadi danau-danau cinta
bahkan tumbuh berkembang semua flora, bersenandung, bak dzikir jutaan malaikat,...
manusia dituntun tuk menemukannya
mulanya dari dirinya sendiri
hingga cinta menjadi madu, pusat dan sumber kehidupan,.....

cinta

14 Oktober 2008

Kapitalisme Mengamputasi Fungsi Negara Dengan Tangan Negara

absolut capitalism

Setelah runtuhnya Komunisme Sovyet, tampaknya tidak ada lagi musuh strategis Ideologi Kapitalisme yang cukup mumpuni, sehingga Ideologi ini praktis melenggang pada panggung kekuasaan sendirian. Teman taktis nya selama ini para diktator pun satu per satu ditumbangkan. Setelah Komunisme lumpuh maka Ideologi ini yang bertumpu pada demokrasi liberal dan pasar bebas melumpuhkan juga negara-2 Otoritarian dalam pandangannya. Satu persatu pun dilucuti seperti Taliban, Saddam Hussein.

Sehingga praktis sebagai pintu masuk meliberalkan pasar, pintu demokratisasi pun menjadi jalan bagi AS sebagai dalam menawarkan pasar bebas bagi negara yang masih tampak menjalankan kapitalisme setengah-setengah yaitu disatu sisi telah menerima pasar bebas tetapi masih alergi membuka pasar untuk komoditas politik seperti beras, minyak bumi dlsb, telekomunikasi, dlsb pengokoh kekuasaan penguasa diktator.

Para penggiat demokrasi baik itu penganut liberal dan penolak pasar bebas yang terdiri dari kaum intelektual bersama massa rakyat pun diadu vis a vis dengan negara sehingga pada berbagai negara termasuk Indonesia ini efektif menciptakan diktator sebagai musuh bersama civil society. Yang tanpa disadari harus kita akui kelompok kiri baru yang percaya dengan jalan sosialisme dan demokrasi setelah jatuhnya rejim diktator berakhir dengan kemenangan kaum Liberal dan terperangkap dalam laju kapitalisme yang lebih dalam.

Untuk kasus Indonesia, Suharto dalam posisi yang terjepit dalam krisis ekonomi dan prestasi buruknya dalam melayani rakyatnya (despotis, pelanggaran hak yang paling azazi), ini tentu saja dimanfaatkan oleh pemikir liberal dan kapitalis global untuk meliberalkan Indonesia melalui resep2 Paket Reformasi Ekonomi IMF sebagai bentuk barter bantuan keuangan untuk mengatasi Ekonomi yang sudah bangkrut tahun 98.

Nilai-nilai Demokrasi Liberal dan pasar bebas menurut penganut faham ini adalah transfer nilai tentang kebebasan individu dan Kepemilikan.

Tapi baiknya kita bedah thesis tersebut dengan cerita dibawah ini.

Walau tampak kelihatan alamiah, Integrasi Indonesia dalam pasar bebas mungkin dapat kita bedah seperti yang dijelaskan oleh David Harvey sangat terencana dan sistematis. David Harvey Menjelaskan Redistribusi asset negara menuju Global Private Sector melalui empat cara, yaitu:

1. Privatisasi dan Komodifikasi

Dalam model yang pertama negara diarahkan untuk membuka jalan bagi privatisasi yang selama ini menjadi miik publik menjadi milik swasta/korporatisasi yaitu fasilitas umum( air, transportasi dan telekomunikasi), Kemudian Jaminan Kesejahteraan Sosial (Pendidikan, Perumahan dan Pelayanan Kesehatan), dan Institusi Publik (Sekolah, Universitas, Pusat Penelitian, dan Penjara).

Hal ini berjalan dengan tampak seperti alamiah, dimana peran negara diamputasi atas hak-hak publik rakyatnya yang selanjutnya diserahkan kepada swasta untuk dikorporatkan dan dipatenkan. Ruang-ruang publik dan jaminan sosial publik tanpa terasa seiring berjalannya waktu semakin hilang dan kemudian harus diganti dengan harga yang mahal, tentu saja semua hal kemudian telah menjadi komoditas atau barang/jasa dagangan. Yang kemudian Produk penemuan yang vital bagi manusia pun dapat diambil oleh perusahaan dengan paten sehingga bahkan nyawa manusia orang sakit pun telah menjadi barang yang mahal untuk dijual, misalnya vaksin. Semua bidang kehidupan pun kemudian dijadikan komodifikasi baik itu, pikiran, budaya, agama,sejarah, seni, rasa, imajinasi, tangisan, senyum, gaya hidup, wisata, ruang publik diserobot menjadi milik korporat walaupun berhadap-hadapan dan bertentangan dengan kehendak umum, segala sesuatu kemudian harus dibayar dengan uang. Tentu saja pemindahan asset dan hak publik kepada tangan2 kapitalis untuk dijadikan bagi penumpukan uang dan pemindahan kepemilikan asset kepada kapitalis.

2. Finansialisasi berkaitan dengan deregulasi

Uang dari fungsi tradisionalnya sebagai alat tukar kemudian menjelma komoditas itu sendiri. Seiring dengan Institusionalisasi Pasar uang dan modal maka peran negara dalam mengatur assetnya diserahkan kepada sektor swasta.

Uang dan modal tidak lagi mencerminkan bagaimana hasil ekonomi dihasilkan dari perdagangan barang dan jasa dari sektor riil, tapi telah menjadi komoditas itu sendiri di pasar uang dan pasar modal.

Apalagi pasar uang dan pasar modal sama sekali tidak ada regulasi yang dapat mengatur perpindahannya saat ini. Dunia ketiga yang membutuhkan dana dalam melakukan gerak ekonominya sering kali jadi ajang spekulasi untuk merontokkan ekonomi suatu bangsa kemudian merampoknya secara brutal.

Belum lagi pasar modal dan pasar uang tempat berkumpulnya para spekulan yang penghasilannya diperoleh dari per transaksi uang dan modal. Tak peduli apakah rugi atau untuk spekulan tetap mendapatkan komisinya.

3. The Management and Manipulation Of Crisis

Ini adalah proses pemindahan kekayaan negara ketiga ke negara2 maju dengan memanfaatkan krisis hutang.

Negara ketiga adalah langganan bagi krisis akibat hutang. Krisis hutang yang terjadi berlanjut dengan krisis ekonomi yang lebih dalam sehingga sektor2 produksi lumpuh yang juga diikuti dengan krisis politik dan pergantian rejim. Seperti di Amerika Latin, Phillpina dan Indonesia. Tsunami ekonomi ini adalah pintu masuk bagi institusi keuangan pasar bebas dalam membarter bantuan likuiditas dengan resep2 pengalihan asset sektor publik kepada kapitalis dengan melelang asset2 yang selama ini menjadi milik publik untuk dilelang dengan harga murah melalui privatisasi. Melihat contoh Indonesia, Asset2 nasional yang dianggap tidak profitable dibekukan kemudian asset nasional strategis kemudian berpindah instant ketangan asing dengan cara obral dan brutal. Bahkan dalam catatan sejak tahun 1980 US$ 4,6 triliun asset negara dunia ketiga telah berpindah kepada negara negara maju.

4. Pengalihan Asset Nasional Dunia Ke Tiga Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri.

Pemindahan asset nasional dunia ketiga kepada Perusahaan asing ketika melakukan liberalisasi negara menjadi agen utama dalam kebijakannya bagi perpindahan asset nasional ke negara maju. Dengan cara Privatisasi sektor publik dan memangkas habis anggaran belanja untuk rakyat.

Negara memindahkan pendapatan dari masyarakat ke orang kaya dengan sistem perpajakan yaitu dengan memprioritaskan pajak pendapatan atas pajak investasi dan melakukan berbagai macam subsidi dan potongan pajak bagi perusahaan.

Kebijakan perkebunan besar juga menjadi sebab bagi meningkatnya pengangguran dan urbanisasi. Pengangguran dan Urbanisasi tampaknya bukan akibat ketidakpunyaan skill seperti yang di kampanyekan oleh kelompok liberal tapi lebih pada perselingkuhan yang dilakukan oleh negara dengan investor asing, akibatnya tentu saja petani kehililangan pekerjaannya, kehilangan tanah, identitasnya dan kebudayaannya yang selama turun-temurun menjadi keahliannya dicerabut dari akarnya.

Selain itu juga penyeragaman pertanian melalui revolusi hijau dimana negara menjadi agen kapitalisme dalam bidang pertanian yang mengakibatkan ketidakberdayaan petani dengan penyeragaman pertanian sehingga pengambilan kekuasaan pertanian. Petani kemudian kehilangan kemandirian yang selama turun- temurun dimilikinya, dimana teknik produksi, pupuk, bibit, pengendalian hama yang selama ini dapat ditanggulangi sendiri oleh masyarakat petani akhirnya bergantung pada Industri pupuk, bibit, pembasmian hama asing.

Di sektor telekomunikasi, Televisi, Radio, Surat Kabar telah menjadi sektor privat yang juga sangat menguntungkan sekaligus menundukkan dan melumpuhkan.

Dari Penjelasan Harvey ini setidaknya kita mendapati bahwa Neo-Liberalisme atau Kapitalisme Global berjalan sepertinya tampak alamiah namun ini adalah gerak sistematis yang dilakukan oleh Negara Maju dan Kapitalisnya dalam meliberalisasi dan memindahkan asset nasional negara dunia ketiga ke Negara-2 Maju melalui tangan negara.

Kapitalisme menjadikan segala sesuatu kemudian menjadi komoditas dalam upaya memindahkan asset masyarakat, pribadi, menjadi milik korporat asing dengan segala instrumen yang telah dilakukannya.

Neo Liberalisme yang bersandarkan pada Teori Neo Klasik yang menginginkan pasar bergerak alamiah tanpa campur tangan negara, sehingga efek lanjutannya dengan tangan yang tak terlihat menjadikan pasar menjadi efisien pada akhirnya menurut teori ini akan memberikan manfaat kepada semua orang. Kenyataannya adalah suatu proses yang sistematis adalah proyek pemindahan asset negara2 berkembang untuk dimiliki oleh negara2 maju.

Contoh yang paling aktual adalah bagaimana krisis finansial yang terjadi di Amerika Serikat yang terjadi saat ini. IMF, Bank Dunia dan Ekonom Liberal lainnya dalam memulihkan ekonomi AS yang berimbas keseluruh dunia saat ini, sebagai dokternya IMF tidak meresepkan apa yang telah diresepkannya kepada negara2 berkembang. Paling tidak resep IMF kepada Indonesia pada tahun ’98 atas paksaan IMF, melakukan Likuidasi Bank, menaikkan tingkat suku bunga, meliberalisasi komoditas publik yang justru mengakibatkan Indonesia masuk dalam jurang krisis yang lebih dalam. Sampai Indonesia harus menanggung biaya sosial krisis tersebut yang sangat tinggi bahkan sampai sekarang pun belum beranjak pulih seperti sedia kala.

Yang terjadi di Amerika Justru melakukan proteksi dengan mensubsidi kerugian asset kapitalis mencapai 1000 miliar dollar, melakukan penurunan tingkat suku bunga. Proteksi yang luar biasa ini justru membelakangi apa yang dikoar-koarkannya selama ini tentang Liberalisasi Pasar dan Minimisasi peran negara.

Bila uang sebanyak itu digunakan untuk proyek pengentasan kemiskinan, kebodohan dan kesehatan mungkin dalam waktu tidak terlalu lama setengah jumlah kemiskinan seluruh dunia dapat tertanggulangi dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama.

AS bila tidak mau dikatakan telah menjelma menjadi negara sosialis paling tidak telah telah menjadi negara korporasi nomor wahid, memegang kendali perekonomian dan asset nasionalnya.

Pada akhirnya saya ingin mengatakan bahwa Kapitalisme yang membawa Issue demokrasi, kebebasan individu, kepemilikan hanya tipuan bahkan Kapitalisme adalah Rejim Otorianisme dan Despotisme dan berwajah malaikat yang merenggut paksa kepemilikan yang kita miliki kepada korporasi asing negara maju yaitu Monsanto, Exxon Mobil, Conoco Phillips, Wal-Mart, Freeport, Fani Mae,AIG, dan Segala icon MNC dan TNC lainnya.