
Ali disisi Rasulullah Seperti Musa dg Harun hanya Tak ada Nabi Lagi Setelahnya
09 November 2010
IMAM JA‘FAR ASH-SHADIQ, PENCETUS UNIVERSITAS ISLAM

IMAM MUHAMMAD AL-BAQIR, PENYINGKAP KHAZANAH ILMU

Hari Lahir
IMAM ALI ZAINAL ABIDIN, KEINDAHAN KAUM ‘ABID
Hari Lahir
Perangai Imam Ali Zainal Abidin
IMAM HUSAIN ASY-SYAHID, PENGHULU PARA SYUHADA

Hari Lahir
Imam Husain Semasa Ayahnya
08 November 2010
IMAM HASAN AL-MUJTABA AS, PENGAYOM UMAT YANG TABAH
Hari Lahir
Perangai Imam Hasan as

FATIMAH AZ-ZAHRA AS, PENGHULU WANITA SEMESTA

Mukadimah
IMAM ALI BIN ABI THALIB AS, PEMIMPIN YANG ADIL

Hari Lahir
NABI MUHAMMAD SAWW MANUSIA SEMPURNA

Bangsa Quraisy
14 Februari 2010
Deskripsi Cinta By Jalaluddin Rumi taken from Masnavi
Kekasih sejati itu dibuktikan oleh rasa sakitnya hati;
Tidak ada penyakit yang ada seperti penyakit hati
Penyakit Pencinta berbeda dari semua penyakit;
Ruang cinta adalah misteri dari NYA.
Tetapi pada akhirnya ia ditarik kedalam RAJA cinta.
Kadang kala banyak kita menggambarkan dan menjelaskan cinta,
Ketika kita jatuh cinta kita malu tuk berkata-kata,
Penjelasan lidah menjadikan sebagian besar hal-hal menjadi jelas,
Tapi cinta tak dapat dijelaskan dengan lebih jelas.
Ketika pena ditorehkan untuk menulisnya,
Saat mencapai subjek cinta, itupun terbelah dua.
Ketika wacana menyentuh masalah cinta,
Pena patah dan kertas robek.
Alasan dalam menjelaskan tongkat itu cepat, bagai keledai dalam lumpur;
Sia-sia tetapi cinta itu sendiri dapat menjelaskan cinta dan kekasih!
Tidak ada, matahari dapat menampilkan matahari,
Jika Anda akan melihat itu ditampilkan, pada gilirannya tidak jauh dari itu.
Bayangan, memang, dapat menunjukkan kehadiran matahari,
Tapi hanya menampilkan cahaya terang hidup.
Bayangan menginduksi tidur, bak celoteh malam,
Tetapi ketika matahari muncul "rembulan terbelah"
Di dunia terdapat sia-sia begitu menakjubkan sebagai Matahari,
Tapi Matahari jiwa tidak menetapkan dan tidak memiliki kemarin
meskipun matahari bahan unik dan tunggal,
kita dapat membayangkan matahari serupa untuk itu.
Tapi matahari jiwa, di luar cakrawala ini,
tidak seperti terlihat daripadanya konkret atau abstrak.
Manakah ruang dalam konsepsi untuk esensi,
sehingga, Perumpamaan untuk NYA harus dibayangkan?
translate by E.H. Whinfield, re translate by Prof. Google
06 September 2009
SENANDUNG LARA
Dihujam belati sampai bersimbah darah
Itu kau alami tapi itu tak kau rasakan sebagai kepiluan
Atau mungkin dirimu tergilas hingga lorong nafasmu menyempit
Itu pun tak kau hiraukan sebagai luka
Namun luka akan terasa pedih ketika yang dihujam bukan mengenai tubuhmu
Karna tubuh menyembuh akan lebih cepat dari kau bayangkan
Ketika jiwa mu terlukai hingga tergerogot seluruh energimu itulah kelukaan
Hingga bahkan kau rasakan inilah akhir dari perjalanan itu
Ketika harapan membumbung keangkasa yang menjatuhkan mu dan menghempasmu
Itula kau rasakan seluruh raga mu pun tak berdaya menopangnya
Hilangnya harapan adalah akhirat, akhir dari hidup
Jangan pernah berkubang dalam kelukaan dalam kelamaan meski itu sulit untuk kesembuhannya
Ketika itu menghempasmu bahkan kau terinjak karenanya
Yakinkan jiwa mu, bahwa Ia sedang memberikan kebijaksanaan yang tidak kau temukan ketika kau merengkuhnya
Karena kebijaksanaan hadir dalam luka yang menghempas, jiwa yang tergilas
Dia adalah Guru yang tak kau ingin temui tapi kau harus menjadi muridnya
Jiwamu diajarnya menerima setumpuk ilmu, ilmu tentang dirimu sendiri yang tak kau kenal
Hingga kau benar2 mengenal dirimu, dan tidak tertipu oleh alam khayalmu
Dia adalah sesungguhnya madrasah
Bagaimana seharusnya kau Menjadi